Be yourself; Everyone else is already taken.
— Oscar Wilde.
This is the first post on my new blog. I’m just getting this new blog going, so stay tuned for more. Subscribe below to get notified when I post new updates.
Be yourself; Everyone else is already taken.
— Oscar Wilde.
This is the first post on my new blog. I’m just getting this new blog going, so stay tuned for more. Subscribe below to get notified when I post new updates.
OPERASI GURUN PASIR
Halo guysssss!!! Kenalin dulu, nama gw Claryssa (Pake gw biar gawl kan?) dari kelas XII SOS 2
So, gw dapet tugas buat ngejelasin tentang Operasi Gurun Pasir. Jadi dibaca dan dikomentari ya.
Apa sih OPERASI GURUN PASIR itu?
Sebelum dijelasin lebih dalam, apa itu Operasi Gurun Pasir? Bukan mereka bikin badai pasir lho. Operasi Gurun Pasir adalah penyerangan udara massif yang dipimpin oleh Amerika Serikat terhadap Bagdad (Ibu Kota Irak) dan beberapa wilayah lainnya. Operasi yang terjadi diantara Perang Teluk 2 itu dilakukan tanggal 17 Januari 1991 jam 3:00 subuh dengan target utama menghancurkan kekuatan militer Udara Irak.
Latar Belakangnya?
Operasi ini terjadi di masa Perang Teluk 2 yang terjadi sejak 2 Agustus 1990 sampai 28 Februari 1991 antara Irak dan Iran.
Kedua negara ini memang berseteru semenjak 1980, sempat mereda tahun 1988,
muncul lagi tahun 1990 dan berhenti setahun kemudian, ehh mulai lagi tahun 2003 sampai 2011.
Apa sih yang bikin mereka perang?
Kalo Perang Teluk pertama itu tentang perebutan perbatasan wilayah, Perang Teluk kedua dipicu oleh invasi Irak terhadap Kuwait (Negara monarki yang berbatasan dengan Irak bagian utara).
Irak waktu itu dipimpin oleh Saddam Hussein, Presiden ke-5 Irak dari 16 Juli 1979 – 9 April 2003. Dia memerintahkan invasi dan pendudukan atas Negara tetangganya-Kuwait-pada awal Agustus 1990. Perang sebelumnya meninggalkan bekas berupa kemerosotan ekonomi yang ditandai pembangunan dalam negeri yang macet dan mengakibatkan hutang. Saddam mau ngejaga reputasinya, maka itu ia menjadikan Negara-negara Arab dan Kuwait sebagai kambing hitam.Parahnya lagi dia ngungkit-ngungkit masalah dulu dan menuduh Kuwait menyedot minyak mentah di perbatasan Negara mereka (nama ladang minyaknya Ar-Rumaylah)Dengan alasan itu, Irak mulai menempatkan pasukan di perbatasan dengan Kuwait. Saddam Husseit berpikir kalo mereka melakukan penyerangan ini,
sesama Negara Arab bakal netral dan diem aja gamau ngedesak mereka secara internasional buat ngehentiin invasinya itu. Tapi dia salah besar,justru 2/3 dari 23 Anggota Liga Arab mengutuk tindakan Invasi itu.
Rupanya berita ini udah menyebar keluar wilayah Timur. Amerika Serikat, Inggris, dan Soviet ngutuk tindakan Irak, bahkan PBB juga mendesak Irak untuk menarik pasukannya dari perbatasannya dengan Kuwait.Roma-romanya ga di denger nih, 3 hari setelah itu Raja Arab bertemu dengan Menteri Pertahanan Amerika buat minta dukungan Amerika Serikat ke Kuwait, sekaligu minta tolong NATO buat ikut ngedukung.
Tanggal 8 Agustus 1990 Pemerintah Irak secara resmi mengambil paksa tanah Kuwait. Negara itu tidak tahu bahwa Pesawat Tempur AS udah ada di Arab Saudi sebagai tambahan kekuatan militer dengan kata sandi Operation Desert Shield alias Operasi Gurun Pasir. Mengetahui hal ini, Irak meningkatkan jumlah pasukan jadi 300.000 tentara dan menyerukan bahwa ini adalah jihad (yang di agama Islam adalah perjuangan menegakan agama) melawan koalisi. Ngga sampai situ doang, dia coba bersekutu dengan dengan Palestina juga menandatangani perjanjian damai dengan mantan musuh bebuyutannya, Iran, percaya bahwa ini langkah mengurangi musuh
Perang Dimulai!
29 November 1990, Dewan Keamanan PBB secara resmi memberi lampu hijau untuk melawan agresi Irak kalau mereka masih ga mau menarik diri dari Kuwait sampe 15 Januari 1991.
Dan yes, sampe tanggal yang ditetapkan Irak masih belum narik pasukannya. Padahal pasukan koalisi buat ngelawan Irak itu banyak banget sampe 750.000 orang, diantaranya 540.000 pasukan AS dan jumlah-jumlah kecil dari Inggris, Prancis, Jerman, Uni Soviet, Jepang, Mesir, dan Arab Saudi. Sebagai lawannya, Irak mendapat dukungan dari Yordania, Aljazair, Sudan, Yaman, Tunisi, dan Organisai Pembebasan Palestina.
Di jam 3:00 pagi waktu Kuwait, dimulailah serangan udara besar-besaran ke pertahanan Irak, melumpuhkan jaringan komunikasi, menghancurkan gudang senjata, dan kilang minyak yang dimanfaatkan.
Kenapa mereka nyerangnya di udara?
Itu karena koalisi mau memenangkan pertempuran melalui udara dan mengurangi pertempuran di darat sebanyak mungkin.
Di pertengahan Februari, pasukan koalisi melawan pasukan darat Irak dengan serangan masif dikenal sebagai Operation Desert Sabre. Pasukan itu muncul dari timur laut Arab Saudi menuju Kuwait dan selatan Irak. Sial bagi Irak, dia juga diserbu pasukan Amerika Serikat dari barat Kuwait, targetnya pasukan lapisan baja Irak dari belakang.
Endingnya Gimana?
Pasukan elite Irak itu melemah, melihat hal ini, Presiden Amerika Serikat mengumumkan gencatan senjata tanggal 28 Februari 1991, mengakhiri perang tersebut. Menurut syarat dari SAddam Hussein, Irak mengakui kedaulatan Kuwait dan menarik semua senjata pemusnah masal yang sudah membunuh ribuan orang. Diperkirakan 10.000 anggota Irak tewas, dan 300 anggota tewas dari pihak koalisi.
Tentu saja perang meninggalkan bekas dan kerugian bagi kedua belah pihak maupun dunia. Walaupun udah bikin rugi, Saddam Hussein ga dipaksa turun dari jabatannya. Hal ini karena para pemimpin koalisi pengen perang itu bersifat “terbatas” dan biaya semurah-murahnya.
Perang sudah berakhir namun pasukan Saddam Hussein masih menekan pemberontakan suku Kurdi (sebuah kelompok etnis di Timur Tengah, yang sebagian besar menghuni di suatu daerah yang kemudian dikenal sebagai Kurdistan) secara brutal di utara Irak dan selatan Syiah. Gara-gara hal ini, ribuan suku Kurdi tewas karena senjata kimia.
Ngga selesai begitu aja, pesawat Amerika Serikat dan Inggris masih sering berpatroli mengawasi zona larangan terbang diatas Irak. Sementara Irak malah berusaha melakukan segalanya untuk menggagalkan pelaksanaan syarat-syarat perdamaian. Hal ini menimbulkan konflik lagi, mengakibatkan baku tembak antara Irak melawan pesawat Amerika Serikat dan Inggris di atas zona larangan terbang.
Tahun 2002, AS mensponsori resolusi baru PBB, meminta pegiriman kembali inspektur senjata ke Irak pada November. DI tengah perdebatan seberapa baik Irak mau memenuhi pemeriksaan antar anggota Dewan Keamanan. Sementara itu INggris dan Amerika Serikat mengumulkan pasukan di perbatasan Irak, dan tanpa persetujuan PBB, mengeluarkan ultimatum atau permintaan beserta ancaman kepada Saddam Hussein buat mundur dari kekuasaan dan pergi dari Irak dalam waktu 48 jam. Saddam Hussein menolak hal ini sampai 3 hari.
Timbulah Perang Teluk ke-3. The End
Sumber :
https://greatedu.co.id/greatpedia/sejarah-perang-teluk-ii-latar-belakang
https://en.wikipedia.org/wiki/Iran%E2%80%93Iraq_War
https://en.wikipedia.org/wiki/Saddam_Husseinhttps://id.wikipedia.org/wiki/Orang_Kurdi
This is an example post, originally published as part of Blogging University. Enroll in one of our ten programs, and start your blog right.
You’re going to publish a post today. Don’t worry about how your blog looks. Don’t worry if you haven’t given it a name yet, or you’re feeling overwhelmed. Just click the “New Post” button, and tell us why you’re here.
Why do this?
The post can be short or long, a personal intro to your life or a bloggy mission statement, a manifesto for the future or a simple outline of your the types of things you hope to publish.
To help you get started, here are a few questions:
You’re not locked into any of this; one of the wonderful things about blogs is how they constantly evolve as we learn, grow, and interact with one another — but it’s good to know where and why you started, and articulating your goals may just give you a few other post ideas.
Can’t think how to get started? Just write the first thing that pops into your head. Anne Lamott, author of a book on writing we love, says that you need to give yourself permission to write a “crappy first draft”. Anne makes a great point — just start writing, and worry about editing it later.
When you’re ready to publish, give your post three to five tags that describe your blog’s focus — writing, photography, fiction, parenting, food, cars, movies, sports, whatever. These tags will help others who care about your topics find you in the Reader. Make sure one of the tags is “zerotohero,” so other new bloggers can find you, too.